jump to navigation

Berpikir Sistem [8] December 5, 2008

Posted by desrinda in Berpikir Sistem.
add a comment

Kami sekelas diperkenalkan dengan Powersim Studio 2005 SR 3. Saya belum mengerti bagaimana penggunaannya deh, yang jelas sudah ada PR yang harus dikerjakan dengan software ini untuk menghitung perubahan tinggi air dalam suatu bak air jika diketahui debit masuk dan debit keluar beserta luasan bak tersebut.

Hasil sementara:

powersim
OK, what should I do next?

Berpikir Sistem [7] November 22, 2008

Posted by desrinda in Berpikir Sistem.
1 comment so far

Kuliah kali ini membahas materi penjabaran pola berpikir berdasarkan prinsip-prinsip sistem.

DEFINISI: A system is a combination of elements (sub-systems) which interact to accomplish a specific objectives. (Blanchard, 1981)

Dalam kerangka sistem, ciri-ciri (properties) pola pikir seseorang adalah adanya openness => purposeful => emergent properties => interrelationship => multidimensionality.

Openness
1. Ada hal-hal yang bisa dilakukan, selebihnya di luar kemampuan.
2. Cara mengatasi permasalahan bisa menjadi sumber masalahnya.
3. Permasalahan harus dipandang dalam konteksnya.
4. Tidak ada yang maksimal, yang ada adalah optimal.

Purposeful
Systems tend to be goal seeking, tentukan dahulu tujuan sebelum mulai berpikir…and their primary goal usually is equilibrium.

Emergent Properties
1. Start with the end in mind.
2. Kesadaran akan pentingnya sinergi.
3. Kesadaran bahwa menggunakan komponen-komponen sistem yang terbaik belum tentu menghasilkan sistem yang terbaik.

Interrelationship
IPO model: Input => Process = Output
Dalam kenyataan, dari output selalu ada feedback bagi proses.
Dalam penjabaran keterkaitan: Find patterns, not event.

Multidimensionality
- Dichotomy, e.g. black vs white.
- Continuum, e.g. compromise.

Berpikir Sistem [6] November 9, 2008

Posted by desrinda in Berpikir Sistem.
add a comment

Ternyata proses berpikir seseorang memang bisa dipengaruhi orang lain. Kalau nggak ada yang nakut-nakutin, kita pasti berani menjalani hal-hal yang bahkan belum diketahui resikonya.

Berpikir Sistem [5] October 26, 2008

Posted by desrinda in Berpikir Sistem.
add a comment

Setelah presentasi kelompok mengenai hasil analisa terhadap beer game minggu sebelumnya, Pak Akhmad memutarkan film pendek mengenai simulasi pabrik bir yang sama yang dilakukan di MIT.

Menarik sekali bahwa tidak ada metode yang bisa digunakan dalam menentukan real demand untuk mengambil tindakan produksi (di bidang industri manufaktur, real estate, dll) mengingat keadaan pasar sebenarnya mirip dengan lintasan roller coaster. Ada kalanya menanjak (sehingga produsen cenderung meningkatkan produksi) padahal ternyata order lalu menukik tajam (sehingga terjadilah over stock).

Online game-nya ada dalam website di bawah ini:

Berpikir Sistem [4] October 21, 2008

Posted by desrinda in Berpikir Sistem.
add a comment

Kelas System Thinking kali itu sangat mengasyikkan. Kami sekelas (32 orang) dibagi menjadi 4 group yang masing-masing dibagi menjadi 4 section, lalu memainkan simulasi pabrik bir (beer game, konon sama dengan yang dimainkan oleh para mahasiswa MIT). Makin menyenangkan karena data hasilnya harus dianalisa untuk lalu dikumpulkan sebagai tugas pengganti UAS.

Saya masuk group 3, anggotanya:
- Dhedhi dan Putu, factory section
- saya dan Sigit, wholesaler section
- Nia dan Irawan, distributor section
- Chandra dan Kholis, retail section

Retailer harus memprediksi berapa jumlah “krat bir” yang dijadikan order placed kepada pihak distributor. Distributor akan membuat order ke wholesaler, selanjutnya wholesaler memesan ke factory yang pada akhirnya membuat rencana produksi untuk meminimalisasi inventory sekaligus meniadakan backlog (ketidak-mampuan memasok karena ketiadaan stock).

Hasilnya dicatat dalam lembar stock card, lalu harus dibuatkan grafik dan analisa terhadap:
- perbandingan jumlah order placed dengan inventory
- perbandingan jumlah order placed dengan incoming order
- perbandingan jumlah order placed dengan backlog

Kayaknya sih, “panic buying” di bagian saya (wholesaler) terjadi pada saat incoming order melebihi inventory sementara order placed ke factory tidak terpenuhi. Seru deh…

Foto 1. Pak Akhmad menerangkan peraturan permainan.

Foto 2. Group 3 yang ceria.

Foto 3. Kholis dan Chandra para retailer.

Foto 4. Sigit dan Irawan mumet mikirin inventory.

Foto 5. Dhedhi dan Putu di factory.

NB. Foto-foto seadanya nih, hanya dijepret dengan ponsel Sony Ericsson K600i.

:)

Berpikir Sistem [3] October 12, 2008

Posted by desrinda in Berpikir Sistem.
add a comment

I’ve missed the class. Kata temen-temen sih, topiknya mengenai “berpikir kreatif”.

Pertama kalinya dalam semester ini, saya nggak ikutan kuliah. Alasannya? It’s stupid, actually…karena bikin tugas yang harus dikumpulkan sekaligus untuk 3 mata kuliah pada hari itu (Manajemen Operasi, Statistik Industri, Ekonomi Teknik). Tugas-tugas tersebut adalah PR sebagai pengganti kuliah yang ditiadakan karena libur lebaran minggu sebelumnya (3-4 Oktober 2008).

BTW kok “berpikir” aja ternyata mesti dipikirin ya? Hehehehe…

Berpikir Sistem [2] September 21, 2008

Posted by desrinda in Berpikir Sistem.
1 comment so far

Dalam kesempatan kuliah kedua itu, Pak Akhmad Hidayatno memutarkan sebuah film menarik mengenai pengajaran “Thinking As A Skill” oleh Edward de Bono.

 

Di awal film, de Bono membuat sebuah segitiga yang menjelaskan bahwa memiliki kesehatan dan kemampuan berpikir adalah hal-hal yang membuat manusia dapat menghargai nilai-nilai dalam kehidupan.

Proses berpikir itu terdiri dari tiga macam: Constructive, Critical, Creative. Yang dua terakhir adalah yang jarang dikembangkan oleh kebanyakan dari kita.

Proses berpikir dipengaruhi 80% oleh perception, sisanya dengan kemampuan processing yang dipelajari melalui pendidikan formal yang didapatkan (metode-metode matematika, statistik, data processing, logika).

Ada istilah baru yang dikenalkan oleh de Bono mengenai life skill yang seharusnya secara lengkap dimiliki seseorang dalam mengolah hal-hal yang ditemui sehari-hari, yaitu Operacy (the skill of doing). Ini untuk melengkapi Literacy (the skill of knowing) dan Numeracy (the action or process of numbering or calculating).

Banyak cara agar kita dapat belajar berpikir, di antaranya:
- Osmosis
- Diskusi
- Meniadakan pemikiran yang “salah”
- Melatih cara berpikir yang “benar”

Untuk itu dikembangkan Cognitive Research Trust (CoRT, lalu menjadi DATT) sebagai alat pengajaran, yang selengkapnya adalah:

• CoRT 1 Breadth
• CoRT 2 Organisation
• CoRT 3 Interaction
• CoRT 4 Creativity
• CoRT 5 Information & Feeling
• CoRT 6 Action

Edward de Bono adalah seorang dokter, pengarang, dan konsultan yang memperkenalkan istilah lateral thinking (structured creativity) dan terkemuka di dunia dalam memperkenalkan pengajaran cara berpikir di banyak institusi pendidikan. Idenya, berpikir seharusnya adalah proses yang dilakukan secara sadar, bukan sekadar reaktif. Situs resminya ada di sini.

Berpikir Sistem [1] September 14, 2008

Posted by desrinda in Berpikir Sistem.
add a comment

Industrial Engineering UI = where the science of engineering and management blends. E-books for some IE studies are available at http://systems.ie.ui.ac.id

Komponen/subsistem dalam organisasi/sistem industri:
Intangible (service/jasa) = material + manusia + informasi
Tangible (produk/manufaktur) = peralatan + manusia + energi

Kinerja sistem diukur berdasarkan spesifikasi, prediksi, evaluasi.

Spesifikasi ditentukan berdasarkan parameter/kriteria yang harus bisa diukur secara kuantitatif (fokus dalam studi quality management).

Kinerja sistem dijadikan umpan balik untuk fungsi perancangan (desain), peningkatan (manajemen kualitas, efisiensi, produktivitas), instalasi.

SYSTEMS ENGINEERING, MODELLING AND SIMULATION (SEMS) LABORATORY

Thinking as skill => we can change and train our thinking process as it is one form of skills.

Kuliah ini bertujuan mengenalkan pola berpikir sebagai sebuah keahlian agar pesertanya dapat merangkai beragam bidang keilmuan (cap stone courses).

      O => cap stone
    OOO
  OOOOO
OOOOOOO => beragam bidang keilmuan

INFORMASI => BERPIKIR => KEPUTUSAN => TINDAKAN

Proses berpikir bisa berlangsung cepat maupun lambat, terpaksa terjadi karena manusia tidak pernah memiliki informasi yang lengkap mengenai suatu hal.

Berpikir dilakukan untuk menghilangkan kebutuhan berpikir yang kedua kalinya. Ada pola yang akhirnya dibuat agar proses berpikir tidak perlu dilakukan berulang-ulang (seperti template dalam MS Power Point).

KEKUATAN POLA PIKIRAN
Azas kemiripan => Rules of similarity, taken from past experience and logozal consequences.
Azas penolakan => Akan ditolak jika tidak sama dengan pengalaman sebelumnya.

Pelabelan (sebagai bagian dari rules of similarity) dibuat berdasarkan analogi (persamaan) atau asosiasi (kaitan-kaitan informasi).

CAPTURE EFFECTS: Our minds try to recognize everything. Everything gets fitted into pre-existing patterns. Patterns are asymetric basis for humor and creativity).

PERCEPTION
- Process of setting up and using patterns.
- Recognition is possible with incomplete information.
- Enables mind to deal with massive numbers of stimuli.

Perception implies that all useful ideas are logical and obvious in hindsight.

Thinking is a skill that can be changed and shaped. Lateral thinking is process of jumping tracks to get new insight, developed by Edward de Bono (DATT).

Berpikir adalah proses menformulasikan jawaban. Proses ini tidak terjadi jika seseorang menghindari pertanyaan.

UNSUR YANG MEMPENGARUHI PROSES BERPIKIR
- Kerangka/cara pandang
- Implikasi dan konsekuensi
- Konsep dan teori
- Pengalaman, data dan fakta (jika tidak ada, maka digunakan prediksi)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.