jump to navigation

Organisasi Industri [1] September 7, 2008

Posted by desrinda in Organisasi Industri.
trackback

Buku ajar: Introduction to Industrial Engineering, Robbins dan Turner WC (1993).

Industrial Engineering is concerned with the design, improvement, and installation of integrated system of people, materials, information, equipment, and energy. -IIE definition-

Project management => installation
Process optimation => improvement

Organisasi = kumpulan orang yang bekerja sama dan saling melengkapi (komplementer) karena bertujuan sama.

Penegasan misi dan misi menjadi penting dalam organisasi untuk menyatukan tujuan, apalagi dalam budaya Indonesia yang bisa saja secara perorangan bagus namun kurang berhasil dalam hal team working.

Setiap organisasi hampir pasti memiliki struktur organisasi untuk mengatur jalur komunikasi yang menggambarkan hirarki, pembagian tugas, pertanggung-jawaban dan laporan. Struktur tersebut terkait dengan pengertian rentang kendali (span of control, jumlah bawahan langsung seorang atasan) dan delegasi. Semakin luas rentang kendali akan semakin sulit mengendalikannya. Penentuan batas rentang kendali selama ini biasanya melalui pengalaman. Jika penguasaan masalah lebih tinggi, maka akan makin luas juga rentang kendalinya.

Struktur organisasi yang flat (terlalu banyak subordinasi) akan merumitkan komunikasi dan proses menjaga relationship.

Teori Graicunas: Memiliki 3 orang bawahan berarti memiliki 10 relationship yang harus dijaga.

Perhitungan dengan permutasi: A memiliki bawahan B, C, D. Maka hubungan dua arah akan terjadi antara A-B, A-C, A-D, B-C, B-D, C-D (6 relationship), hubungan tiga arah antara A-B-C, A-C-D, B-C-D (3 relationship), hubungan empat arah antara A-B-C-D.

Jadi, memiliki 10 orang bawahan berarti memiliki 1041 relationship yang harus dijaga.

Jika secara komunikasi ada “budaya sungkan” dan kurang keterbukaan (biasanya dalam budaya Asia yang menghargai “harmoni”, paling jelas dalam kebudayaan Jepang yang bisa dianggap sebagai intinya), maka terjadi keterbatasan jumlah relationship yang bisa dijaga.

CEO Arghakarya => Memimpin 1200 orang karyawan Indonesia dengan cara tegas tapi ramah.

Struktur organisasi: Konvensional (diagram pohon yang banyak dikenal untuk menggambarkan hubungan vertikal) dan matriks (struktur konvensional yang ditambah dengan hubungan koordinasi horizontal, cross functional).

PENDELEGASIAN

Pendelegasian adalah kondisi pasa saat atasan menyerahkan tanggung jawab dan wewenang pada bawahannya, namun pertanggung-jawaban tetap pada atasan.

POAC = Planning, Organizing, Actuating, Control.
POLC = Planning, Organizing, Leading, Control.

Perbedaan antara management dan leadership:
Management => increase the degree of predictability
Leadership => produce change
Good management, bad leadership => static

Manajemen dulunya disebut administrasi, berkaitan dengan pengelolaan (pengurusan). Perannya dalam menyiapkan, memimpin dan mengendalikan orang untuk mencapai tujuan.

PERFORMANCE

Pengukuran performance (P) berdasarkan Human Behavior at Work, Davis & Angstroom (1989):

P individual = ability x motivation

good ability, bad motivation => conselling
bad ability, good motivation => training

P organisasi = P individual x resource

Ability = knowledge x skill
Motivation = attitude x situation

Knowledge => wawasan, pengetahuan
Skill => keterampilan tangan atau konsep
Attitude => sikap terhadap pekerjaan (personal)
Situation => suasana kerja, insentif, sikap atasan (bisa diperbaiki dengan pendekatan organisasional)

LEADERSHIP (Covey, 2000)
1. Good decision of leader => appropriate knowledge
2. Right direction of employees
3. High motivation of employees
4. High inspiration of employees => innovation of organization

EFFECTIVE TEAM CHARACTERISTICS
– Clear goals
– Relevant skills
– Mutual trust
– Unified commitment
– Good communication (jika tidak terjadi, mungkin ada masalah dalam point-point di atas)
– Negotiating skills
– Appropriate leadership
– Internal support
– External support

Teori Y =>  atasan beranggapan anak buahnya selalu benar
Teori W => atasan beranggapan anak buahnya selalu salah
Teori Z => task oriented, sehingga atasan cenderung otoriter

task oriented >< relationship oriented

TOYOTA PHILOSOPHY
1. Apply philosophy (kebenaran adalah penting)
2. Continuous process (mengalir)
3. Pull system (zero inventory, hemat, efektif)
4. Workload levelling (keseimbangan, tidak perlu high utilization)
5. Quality assurance (amanah)
6. Standardized task (ISO 9000)
7. Visual control (bukan virtual yang serba computerized, karena mementingkan human communication)
8. Technology-people fitness (keselarasan antara teknologi dengan penggunanya, memperbaiki motivasi karyawan)
9. Grow good leadership (falsafah, skilled, teaching habits)
10. Own exceptional people and team
11. Supplier/partner close relationship
12. Solving root problem (kadang tindakan pemecahan masalah hanya menangani gejala)
13. Consensus decision
14. Evaluation and continuous improvement

Di akhir kuliah, Pak Yuri menyampaikan bahwa Menperindag Marie Pangestu, dalam peresmian Universitas Multimedia Nasional, menyatakan pentingnya mengembangkan industri kreatif di Indonesia. (Kompas, Sabtu – 6 September 2008). Jika di Korea yang dibangun adalah industri-industri besar, sementara di Indonesia yang bertahan adalah industri-industri kecil (handicraft dll).

Artinya, ada kesempatan besar bagi para industrial engineer untuk berkembang mengingat pentingnya pemahaman mengenai sistem, sesuatu yang banyak didalami dalam ilmu Teknik Industri.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: