jump to navigation

Organisasi Industri [9] November 14, 2008

Posted by desrinda in Organisasi Industri.
trackback

ORGANIZATION DESIGN

Organisasi akan sukses jika anggota-anggotanya bekerja sama dengan efektif dan efisien untuk mencapai tujuan bersama. Diingatkan kembali, organisasi juga melewati “siklus hidup” yang dimulai dari BORN, lalu GROWN, lalu DECLINE, lalu DIE.

Perubahan-perubahan di atas dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal yang harus diadaptasi (contingency thoery). Jika perusahaan tidak berkembang, maka dibutuhkan desain baru.

Organization design membicarakan cara membagi pekerjaan antar orang dan departemen. Pilihan-pilihan sulit pasti dihadapi dalam menentukan pola kontrol dan koordinasi.

Semakin tinggi tingkat seseorang dalam organisasi, maka akan semakin besar tanggung jawabnya karena semakin luas juga pekerjaan kontrol dan koordinasi yang harus dilakukan. Berdasarkan teori motivasi, pemimpin bertipe X akan lebih banyak melakukan kontrol yang ketat.

Jika organisasi berkembang, berarti semakin banyak orang yang terlibat dan susunan organisasi menjadi lebih rumit.

Contohnya pada operasional warteg (warung tegal), satu orang memainkan beberapa peran sekaligus sebagai waitress, kasir, kadang-kadang juga sebagai juru masak. Kondisi ini berbeda dengan rumah makan padang yang pembagian tugasnya lebih tegas: Makanan dihidangkan oleh petugas khusus, pembayaran ditangani oleh kasir, persiapan makanan oleh para juru masak.

BASIC DESIGN DIMENSIONS

FORMALISASI: Peraturan dan prosedur yang harus ditaati bersama.
SENTRALISASI: Metode pengambilan keputusan. Perusahan keluarga biasanya ketat dalam pelaksanaan sentralisasi untuk mempertahankan kontrol.
SPESIALISASI: Pekerjaan dipersempit.
STANDARDISASI
COMPLEXITY
HIERARCHY OF AUTHORITY

STRUCTURAL CONFIGURATIONS OF ORGANIZATIONS (Henry Mintzberg)

SIMPLE STRUCTURE: Hirarkinya sedikit sehingga mudah disentralisasi, menekankan direct supervision.
MACHINE BUREAUCRACY: Standardization of work process.
PROFESSIONAL BUREAUCRACY: Operating level, standardization of skills.
DIVISIONAL FORM: Standardization of process output.
ADHOCRACY: Menekankan hubungan antar anggota organisasi.

ORGANIZATION DESIGNS (Burns and Stalker, 1961)

Mechanistic organizations => external factors are expected to be stable (remain constant over time).

Organic organizations => perform better in volatile and unstable environment (subject to uncertainty and rapid change).

BASIC FORMS OF ORGANIZATION DESIGNS

– Functional grouping
– Divisional grouping
– Matrix design
– Hybrid

EVALUATION OF MANAGEMENT THEORY

1890 – 1940: Scientifc Management Theory, Taylor mencetuskan bahwa manajemen bukan lagi sebagai “seni” namun bisa diteliti secara ilmiah.

1890 – 1980: Administrative Management Theory (how to create organizational structure that leads to high efficiency and effectiveness), teori Weber dan Fayol.

1940 – 1990: Management Science Theory, fokusnya pada decision making. Metode yang digunakan adalah operations research.

CONTINGENCY APPROACH (Lawrence and Lorsch)

In uncertain and turbulent environment, higher degree of internal differentiation must be applied. In stable environment, organization should focus on integration (hierarchy and role).

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: